Apakah Anda pernah mendengar istilah mortar? Mungkin bagi sebagian orang istilah ini tidaklah asing lagi di telinga. Mortar ini merupakan salah satu bahan yang cukup terkenal dalam proses pembangunan sebuah bangunan dan biasanya digunakan untuk merekatkan bata ringan.
Mortar sendiri terdiri dari gabungan pasir, semen, dan juga batu kapur. Gabungan dari beberapa bahan yang telah diperhitungkan secara akurat tadi membuat mortar dapat memperkokoh bangunan Anda.
Saat ini, ada banyak sekali jenis mortar yang dijual di pasaran. Hal ini dikarenakan material yang satu ini dikenal lebih praktis dan lebih hemat dibandingkan dengan bahan sejenis lainnya. Salah satu jenis mortar yang paling dicari di pasaran, yaitu mortar render.
Apa Itu Mortar Render?
Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan mortar jenis ini. Mortar yang memiliki fungsi sebagai plester sekaligus pengaci ini merupakan salah satu jenis mortar yang sering dicari oleh para pekerja konstruksi bangunan. Selain dapat digunakan untuk memplester dan mengaci, jenis mortar ini juga jauh lebih cepat mengering daripada produk semen lainnya. Tidak hanya itu, mortar jenis ini juga memiliki hasil yang lebih kokoh dan padat.
Apa Itu Rendering?
Setelah membahas mortar render di atas dan Anda merasa bingung dengan apa perbedaan antara plester dan render, Anda perlu menyimak pembahasan di bawah ini!
Bagi yang familiar dengan kegiatan membangun atau konstruksi, kata plester dan rendering sudah tidak asing lagi di telinga. Akan tetapi, plester dan rendering ini berbeda, lho!
Plester dan rendering memang mengacu pada kegiatan melapisi dinding pada sebuah bangunan. Rendering sendiri merupakan kegiatan melapisi dinding bagian luar sementara plester merupakan kegiatan melapisi dinding bagian dalam. Selain itu, perbedaan lain dari keduanya adalah kekuatan dari bahan antara rendering dan plester. Biasanya produk untuk melakukan rendering lebih banyak mengandung banyak semen dan kuat dibandingkan dengan plesteran. Hal ini dikarenakan dinding bagian luar lebih rentan terkena cuaca ekstrim yang dapat merusak ketahanan dari dinding tersebut.
3 Tips Mengaplikasikan Mortar Render
Nah, sekarang Anda telah mengetahui apa itu mortar render dan teknik rendering. Oleh karena itu, pada pembahasan kali ini, kita akan membahas bagaimana cara mengaplikasikan mortar render. Jadi, simak tipsnya di bawah ini ya!
Siapkan Substrat
Langkah pertama yang harus Anda lakukan sebelum mengaplikasikan produk mortar render adalah menyiapkan substratnya terlebih dahulu. Keadaan substrat harus padat, bebas dari debu, bersih dari sisa minyak atau cat, dan juga jika ada bagian substrat yang terlepas jangan lupa juga untuk dibersihkan. Setelah membersihkan substrat, Anda dianjurkan untuk membasahi substrat sebelum mengaplikasikan produk mortar render.
Siapkan Campuran
Setelah mempersiapkan substrat, langkah selanjutnya adalah persiapkan campuran mortar render. Biasanya mortar render dicampurkan dengan air bersih dan setelahnya diaduk hingga Anda memperoleh tekstur mortar tadi seperti pasta yang halus dan tidak menggumpal. Pada saat Anda mengaduk campuran mortar, Anda disarankan untuk menggunakan pengaduk mekanis. Jika Anda menggunakan produk mortar render berkualitas tinggi pada proses rendering, biasanya campuran dapat tetap digunakan setelah dua jam pencampuran.
Aplikasikan Campuran
Langkah selanjutnya adalah mengaplikasikan campuran pada dinding. Para tukang bangunan biasanya mengaplikasikan campuran ini menggunakan mesin rendering atau sekop datar untuk lapisan yang tebal. Jadi, Anda juga bisa mengaplikasikan campuran mortar render menggunakan salah satu antara mesin rendering atau sekop datar. Ketika mengaplikasikan campuran pada dinding, Anda perlu menekannya dengan kuat agar campuran dapat menempel dengan baik pada substrat. Setelah pengaplikasian campuran mortar render, biasanya dinding dapat dicat dua minggu setelahnya.
Nah, itu beberapa tips yang dapat Anda ikuti untuk mengaplikasikan mortar render pada dinding atau bahkan pada langit-langit bangunan Anda. Pastikan Anda mengikuti ketiga tips ini dengan benar sehingga teknik rendering yang telah Anda lakukan tidak gagal. Selain itu, pastikan juga Anda menggunakan produk mortar render berkualitas tinggi seperti produk yang dimiliki oleh Mapei.
Jika Anda tertarik untuk mencoba menggunakan produk mortar render dari Mapei, Anda dapat menggunakan varian produk Nivoplan Grey. Anda dapat mempercayai kualitas dari semua produk keluaran Mapei. Ini dikarenakan Mapei memformulasikan semua produknya dengan tepat sehingga memiliki kualitas yang tinggi dan dapat memperkokoh bangunan Anda.
Selain menyediakan produk, Mapei juga menyediakan jasa konsultasi bagi Anda untuk membantu menemukan produk mortar berkualitas lainnya yang sesuai dengan kebutuhan bangunan Anda. Jadi, yuk kunjungi laman resmi dari Mapei di mapei.co.id!
Comments
Load more comments